Muswil IPKEMINDO Ke II Sulawesi Tenggara Tetapkan Hamra Haya Sebagai Ketua Periode 2025–2028

 

Kendari – Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk periode 2025–2028 yang diikuti oleh seluruh Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas Kendari dan Bapas Baubau. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) di era penerapan KUHP yang baru. Selasa (2/12/2015)

Muswil yang berlangsung di Kendari tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara, Sulardi. Dalam sambutannya, Sulardi menegaskan bahwa terbentuknya IPKEMINDO di Sulawesi Tenggara akan menjadi wadah strategis untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas layanan PK dalam mendukung implementasi KUHP terbaru.

“IPKEMINDO harus menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas PK, meningkatkan standar layanan, serta memperkokoh peran kita dalam sistem pemasyarakatan. Apalagi dengan berlakunya KUHP yang baru, profesionalitas Pembimbing Kemasyarakatan menjadi sangat krusial,” ujarnya.

Muswil IPKEMINDO kali ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi, tetapi juga arena untuk menyusun arah organisasi tiga tahun ke depan. Melalui sidang pleno, peserta menetapkan Dewan Pengurus Wilayah IPKEMINDO Sulawesi Tenggara Periode 2025–2028, serta merumuskan Garis-Garis Besar Program Wilayah yang akan menjadi pedoman kerja pengurus terpilih.

Proses musyawarah berjalan dinamis dan partisipatif. Para Pembimbing Kemasyarakatan dari dua Bapas menyampaikan berbagai gagasan, evaluasi, dan harapan agar IPKEMINDO dapat menjadi organisasi profesi yang lebih solid, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan pembimbingan.

Salah satu hasil utama Muswil adalah penetapan ketua wilayah. Secara mufakat, peserta musyawarah menetapkan Hamra Haya PK Madya dari Bapas Kendari sebagai Ketua IPKEMINDO Sulawesi Tenggara Periode 2025–2028.

Ketua terpilih diharapkan mampu membawa IPKEMINDO Sulawesi Tenggara semakin progresif, inovatif, dan berdaya saing, serta memperkuat kompetensi Pembimbing Kemasyarakatan dalam mendampingi klien pemasyarakatan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Dengan telah ditetapkannya kepengurusan dan garis besar program kerja, Musyawarah Wilayah IPKEMINDO Sulawesi Tenggara menjadi tonggak penting dalam memperkokoh peran strategis Pembimbing Kemasyarakatan sebagai ujung tombak reintegrasi sosial , penerapan KUHP baru dan pelaksanaan tugas pemasyarakatan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakanwil Ditjenpas Sultra Pastikan Kebersihan dan Kualitas Gizi di Dapur Rutan Kendari

146 CPNS Ditjenpas dan Ditjenim Sultra Jalani Orientasi di Kanwil Ditjenpas Sultra

Tim PKP Kanwil Ditjenpas Sultra Lakukan Pemetaan Potensi Kerawanan di Rutan Kolaka