Safari Ramadhan di Lapas Kendari, Kakanwil Ditjenpas Sultra: Remisi Bukan Hak Otomatis, Ditentukan Perilaku WBP
Kendari – Kepala Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara (Kakanwil Ditjenpas Sultra)
melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas
IIA Kendari .Selasa, (10/03/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan pengutan kepada Warga Binaan
Pemasyarakatan (WBP) sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas
Sultra,Sulardi memberikan pengarahan langsung kepada para WBP terkait
pentingnya mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana. Ia
menegaskan bahwa pemberian remisi bukanlah hak yang diberikan secara otomatis,
melainkan bergantung pada sikap, perilaku, serta kesungguhan WBP dalam
mengikuti program pembinaan di dalam lapas.
“Remisi
bukan hak yang otomatis diberikan. Semua ditentukan oleh perilaku dan kepatuhan
saudara selama menjalani masa pembinaan. Jika menunjukkan perubahan yang baik,
aktif dalam program pembinaan, serta mematuhi seluruh aturan yang ada, maka hak
tersebut dapat dipertimbangkan,” tegasnya di hadapan para WBP.
Kakanwil juga menekankan bahwa saat ini jajaran
pemasyarakatan tengah mempersiapkan pengusulan
Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri, sehingga ia mengingatkan
para WBP untuk terus menjaga sikap dan perilaku selama menjalani pembinaan.
“Apalagi
saat ini kita sedang dalam proses menuju pengusulan Remisi Khusus Idul Fitri.
Saya berharap saudara semua dapat menjaga sikap, menaati aturan, dan mengikuti
pembinaan dengan sungguh-sungguh agar dapat memenuhi syarat untuk diusulkan
menerima remisi,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar para WBP memanfaatkan
momentum Ramadhan sebagai waktu untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah,
serta memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke
masyarakat.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Muctar
menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya
pembinaan kepribadian bagi WBP, khususnya dalam meningkatkan nilai-nilai
spiritual selama bulan suci Ramadhan.
“Kami berharap melalui kegiatan Safari Ramadhan ini para WBP dapat semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta mengikuti seluruh program pembinaan yang ada di Lapas Kendari dengan baik,” ujar Kalapas Kendari.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut juga diisi
dengan tausiah yang disampaikan oleh
Ustad Sukring Syamsuddin yang mengangkat tema “Mensyukuri
Nikmat Ramadhan”. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh WBP untuk
memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri,
memperbanyak ibadah, serta mensyukuri setiap kesempatan yang diberikan oleh
Allah SWT untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan
kebersamaan. Acara kemudian ditutup
dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Magrib
berjamaah, sebagai wujud kebersamaan antara jajaran
pemasyarakatan dan para WBP dalam memaknai keberkahan bulan suci Ramadhan.
Komentar
Posting Komentar