Kakanwil Ditjenpas Sultra Tinjau Kesiapan Panen Raya Ketahanan Pangan di Lapas Kendari
Kendari – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara, Sulardi, melakukan peninjauan langsung persiapan Panen Raya Ketahanan Pangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program
akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka penguatan ketahanan
pangan nasional. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan
prasarana, serta komoditas pertanian yang akan dipanen dalam waktu dekat.
Dalam kunjungannya, Kakanwil Ditjenpas Sultra,
Sulardi meninjau lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang dimanfaatkan
warga binaan untuk kegiatan pertanian dan peternakan. Sejumlah komoditas
seperti jagung, seledri, sawi, bayam, dan kangkung, serta budidaya bebek dan
perikanan darat, terlihat berkembang dengan baik.
“Kegiatan ketahanan pangan ini merupakan bagian
dari pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus bentuk nyata dukungan
pemasyarakatan terhadap program strategis nasional di bidang pangan,” ujar Sulardi.
Selain meninjau lahan, Kakanwil juga berdialog
langsung dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terlibat dalam program
kemandirian. Berdasarkan hasil observasi, sebagian besar komoditas diperkirakan
siap panen dalam 7 hingga 10 hari ke depan, dengan estimasi hasil yang
meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Muktar
menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung penuh program ketahanan
pangan sebagai bagian dari pembinaan.
“Kami berupaya mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di Lapas Kendari, baik
dari sisi lahan maupun sumber daya manusia, agar program ketahanan pangan ini
berjalan maksimal dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai
pihak terus diperkuat.
“Kami menjalin koordinasi dengan Dinas Pertanian setempat terkait penyediaan
bibit unggul dan pupuk bersubsidi, serta ke depan akan mendorong kerja sama
pemasaran hasil panen agar memberi kontribusi terhadap PNBP,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kakanwil mendorong
pemantauan intensif pada fase pra-panen untuk mencegah serangan hama dan
menjaga kualitas hasil. Ia juga merekomendasikan agar Lapas Kendari segera
menjalin kerja sama dengan distributor lokal.
Secara keseluruhan, Lapas Kelas IIA Kendari
dinyatakan siap melaksanakan Panen Raya Ketahanan Pangan dan diharapkan dapat
menjadi role model bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya di Sulawesi
Tenggara dalam mendukung swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Komentar
Posting Komentar